Monday, 2 January 2017

Berwisata Budaya Jepang di Lembang

Khas lagu yang mengiringi tarian Jepang Sakura Odori selama besar Desember 17, 2016. Para penari berpakaian dalam pakaian tradisional dan pernak-pernik lengkap dicirikan oleh Sakura, dan penampilan mereka yang menarik perhatian wisatawan. Suasana tidak terjadi di Jepang, tapi agak di lembah. Para penari yang menari Odori Tagclient Sakura terlalu likuid sebagai jumlah sekolah tinggi bahasa asing Sorority Yapari-ABA Bandung.

Ya, sekarang mampu merasakan suasana Jepang Anda tidak tagline pergi ke negeri sakura. Floating Market lembah sekarang baru saja dibuka probe baru bernama Kyoto pasar terapung. Efek samping yang bisa menyaksikan tarian Jepang, juga naik di wisata w a n dapat menyewa pakaian tradisional.

Kyoto Floating Market Manager Marlyn Tjhi berkata, dalam kendaraan baru bahwa wisatawan juga bisa menyewa Korea tradisional pakaian. Selama dua jam, foto latar belakang foto dibebaskan pada berbagai macam bunga menarik, yang sengaja dibuat khusus dengan berbagai hiasan Jepang. "Jika tarian Jepang benar-benar nyata. Jadi ditampilkan jika ada hanya peristiwa akupuntur tertentu, atau ketika akhir pekan biasanya ramai pengunjung.
Tempat wisata di Lembang

Kami juga menyediakan kostum Korea, karena pengunjung senang dengan budaya Korea juga cukup banyak, "kata Marlyn. Ia mengungkapkan membuka probe, terinspirasi oleh pengalamannya saat bepergian ke Jepang. Kemudian, ia tanggal kembali ke mancanegara yang senang untuk mencoba pakaian tradisional disebut Jepang kimono. "Ternyata bahwa kimono gaun penyewaan. Membuat itu mengeluarkannya juga menyewa membuat reservasi, dan harganya mahal.

Dari sana kemudian terjadi saya terinspirasi, "katanya. Marlyn disebutkan, biaya sewa pakaian dan aksesoris di pasar terapung Kyotoku hanya Rp 55 ribu setelan, berlaku untuk Rp 35 ribu dan Rp aksesoris 10 ribu dan geta bakiak Rp 10 ribu.